“Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat merasa aman dan nyaman. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk mendeteksi dini setiap potensi gangguan kamtibmas,” kata Alan.
Menghadapi libur panjang yang segera tiba, Polsek Ciamis memperketat pengawasan.
Polisi mengajak warga untuk proaktif menjadi “mata dan telinga” bagi lingkungannya sendiri.
Melalui sinergi ini, informasi mengenai indikasi gangguan keamanan diharapkan bisa mengalir lebih cepat ke telinga Bhabinkamtibmas maupun Babinsa.
Strategi Koorkom ini pun menjadi senjata utama Polsek Ciamis untuk memperkuat solidaritas warga.
Di Dusun Karangkendal, keamanan kini bukan lagi sekadar tugas seragam cokelat, melainkan tanggung jawab kolektif yang dimulai dari obrolan di depan teras rumah.














