Menurutnya, perempuan yang berdaya tidak hanya menjadi bagian dari pembangunan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, dukungan lingkungan, kebijakan, dan sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mendorong potensi perempuan.
“Perempuan yang berdaya dan berkarya bukan hanya berpartisipasi, tetapi juga mampu menciptakan dampak nyata bagi kemajuan masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Firman juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam memperkuat program pemberdayaan perempuan serta perlindungan terhadap perempuan dan anak.
Ia menilai upaya tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi. Dengan perempuan yang berdaya dan berkarya, kita bersama-sama dapat mewujudkan cita-cita Indonesia Emas Tahun 2045,” pungkasnya.
Heni/Kondusif.com














