banner 720x220

Bupati Herdiat Tutup Rangkaian Tarling Tingkat Kabupaten Ciamis di Masjid Al Kautsar Cikoneng

Kondisi ini diperparah dengan nihilnya bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat yang biasanya mencapai Rp300 miliar per tahun.

​”Maaf kepada seluruh kepala desa dan masyarakat, selama setahun ini kami hampir tidak bisa membangun apa-apa secara fisik karena anggarannya memang tidak ada. Saya melihat ke daerah lain seperti Bogor atau Bekasi yang PAD-nya di atas Rp6 triliun, rasanya memang agak ‘nyelekit’ di hati,” akunya secara blak-blakan.

​Pujian untuk Swadaya Masyarakat

Meski anggaran daerah sedang “sepi”, Herdiat justru melontarkan pujian setinggi langit untuk semangat gotong royong warga Ciamis.

Ia mengaku salut karena masyarakat tetap mampu membangun jembatan, jalan makam, hingga menjaga kebersihan secara swadaya.

​Buktinya, Ciamis sukses meraih penghargaan sebagai Kota Kecil Terbersih se-ASEAN.

Pencapaian ini diraih meski tanpa anggaran besar seperti kota Surabaya atau Balikpapan yang menggelontorkan ratusan miliar untuk sampah.

​”Di Ciamis, berkat kekompakan warga dan adanya Bank Sampah di setiap desa, kita bisa lebih bersih dengan biaya yang minim. Ini bukti bahwa masyarakat kita luar biasa,” tambahnya.

​Mengakhiri sambutannya, Bupati Ciamis juga berpesan agar warga tidak terprovokasi oleh isu geopolitik global, seperti konflik di Timur Tengah yang berpotensi memicu kenaikan harga BBM.

Ia meminta masyarakat tetap tenang dan fokus menjaga kondusivitas wilayah demi kestabilan ekonomi daerah ke depan.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *