“Kami tahu persis kondisi keuangan desa juga sama, Dana Desa mengalami pengurangan hampir 70 persen. Tentu ini berpengaruh pada pelayanan kami kepada bapak dan ibu sekalian,” tambah Herdiat.
Komitmen untuk Guru Ngaji Tetap Terjaga
Meski anggaran daerah sedang terjepit, Bupati Herdiat menegaskan bahwa pemerintah tetap memprioritaskan kesejahteraan para pengabdi keagamaan.
Ia menjamin bahwa insentif untuk guru ngaji dan pengurus masjid akan tetap dicairkan.
”Komitmen kami untuk guru ngaji dan pengurus masjid, in-sya Allah tetap cair. Meski belum bisa merayakan secara besar-besaran karena keterbatasan dana, kami berupaya memberikan yang terbaik,” tegasnya.
Tarling Lakbok, Apresiasi dari Warga
Di sisi lain, Camat Lakbok Agus Taofik tetap menyampaikan apresiasinya atas pembangunan yang telah terealisasi sebelum kondisi APBD memburuk.
Ia melaporkan bahwa masyarakat kini sudah merasakan manfaat dari dua ruas jalan utama yang menghubungkan tiga kecamatan di wilayah Lakbok.
Selain itu, sektor pertanian sebagai lumbung padi Ciamis juga mendapat angin segar dengan rampungnya pembangunan irigasi di 21 titik pada tahun 2025 lalu.
“Kehadiran Bapak Bupati dan rombongan membawa suasana hidup bagi kami. Ini adalah kebanggaan bagi masyarakat Lakbok,” ujar Agus Taofik.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan hibah wakaf sebanyak 720 Al-Qur’an dari Bakrie Amanah, di mana setiap DKM di seluruh Kabupaten Ciamis akan mendapatkan bagian guna menunjang kegiatan tadarus di bulan suci ini.














