CIAMIS,Kondusif.com,- Ketua MUI Ciamis,- Marwah sebuah profesi tidak hanya terletak pada kecanggihan teknologi yang digunakan, melainkan pada keteguhan moral pelakunya.
Pesan mendalam inilah yang ditekankan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis, KH Saeful Uyun, saat memberikan tausiyah di hadapan puluhan jurnalis dalam agenda IPJI Ciamis di RM Linggasari 2, Rabu (11/2/2026).
Di hadapan para jurnalis, KH Saeful Uyun mengingatkan bahwa profesi jurnalis bukanlah sekadar pekerjaan teknis untuk memburu berita.
Sebaliknya, ia memandang jurnalisme sebagai amanah besar yang memiliki dampak nyata terhadap stabilitas sosial dan cara pandang masyarakat.
Menjadikan Verifikasi Sebagai Ibadah
Dalam paparannya yang menyejukkan, KH Saeful Uyun menyoroti derasnya arus digitalisasi yang seringkali menjebak jurnalis dalam perlombaan kecepatan.
Namun, ia dengan tegas mengingatkan agar insan pers tidak mengorbankan kebenaran demi menjadi yang pertama.
”Jangan sampai kecepatan mengalahkan kebenaran. Verifikasi adalah bagian dari menjaga marwah,” tegasnya dengan penuh wibawa.
Lebih lanjut, ia mengajak para jurnalis untuk senantiasa mengedepankan prinsip tabayun (klarifikasi).














