”Kami tidak ingin mematikan ruang kreativitas pemuda, namun ketertiban lingkungan adalah prioritas. Kami memberikan edukasi agar mereka lebih bijak beraktivitas dan segera kembali ke rumah masing-masing,” ujar IPTU Baehaki mewakili Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah.
Polsek Pamarican Mencegah Sebelum Pecah
Efektivitas patroli ini terbukti manakala kerumunan tersebut membubarkan diri secara teratur setelah mendengar arahan petugas.
Bagi Polsek Pamarican, tindakan ini adalah upaya “jemput bola” untuk mematikan embrio gangguan Kamtibmas sebelum berkembang menjadi tindakan kriminalitas yang lebih serius.
Kehadiran polisi di tengah malam buta ini mendapat apresiasi positif dari penduduk Dusun Cibenda.
Warga mengaku lebih tenang saat melihat petugas berpatroli, karena merasa ada perlindungan nyata terhadap hak mereka untuk beristirahat dengan damai.
Melalui respons cepat ini, Polsek Pamarican kembali membuktikan bahwa kehadiran negara di tingkat desa bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah jaminan keamanan yang dirasakan langsung oleh detak jantung masyarakat paling bawah.














