banner 720x220

BPJS Kesehatan Gandeng Komdigi Tingkatkan Akurasi Klaim Lewat AI

Sumber foto: Kemkomdigi
Sumber foto: Kemkomdigi

JAKARTA,Kondusif.com,- BPJS AI, Di ruang kerja Kementerian Komunikasi dan Digital, Rabu, (1/4/2026), sebuah peta jalan baru untuk layanan publik sedang disusun.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, tampak serius berbincang dengan Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Setiaji.

Pokok bahasannya krusial: bagaimana “otak buatan” atau Artificial Intelligence (AI) bisa membereskan kerumitan birokrasi kesehatan di Indonesia.

​Nezar menegaskan bahwa era mengelola data secara konvensional sudah habis.

Dengan jutaan data yang masuk setiap detik, BPJS Kesehatan tak mungkin lagi bergantung pada cara-cara manual yang lamban.

“Datanya besar dan bergerak cepat. AI bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan agar layanan publik bisa lebih cepat dan tepat,” ujar Nezar.

​Menambal Celah Teknologi

​Meski BPJS Kesehatan sudah mulai bersentuhan dengan teknologi, Setiaji mengakui sistem mereka masih memiliki “lubang”.

Saat ini, penggunaan AI di lembaga penjamin kesehatan itu baru menyentuh permukaan.

Chatbot yang tersedia, misalnya, masih berfungsi layaknya buku petunjuk digital atau FAQ statis yang kaku.

​”Sistem kami belum mampu memahami kebutuhan pengguna secara utuh,” kata Setiaji berterus terang.

Ia mencontohkan, proses analisis klaim saat ini masih kesulitan membaca variabel data yang kompleks.

Akibatnya, terjadi kesenjangan kapasitas yang membuat layanan belum bisa berlari kencang.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *