Polda Jabar menegaskan bahwa tindakan tersangka bukan hanya bentuk pelanggaran hukum.
Tetapi juga ancaman serius terhadap keamanan masyarakat dan simbol negara.
Polisi kini mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat dalam aktivitas tersangka.
Kasus ini juga mendapat perhatian luas dari masyarakat. Salah satu warga Bandung, Ahmad (42), menyampaikan apresiasinya atas kesigapan aparat.
“Kami berterima kasih kepada Polda Jabar. Aksi pelaku ini sangat meresahkan. Kalau bom itu meledak, dampaknya bisa fatal. Sekarang kami merasa lebih aman,” ungkapnya.
Saat ini, Moch Sidik masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Jawa Barat.
Penangkapan ini juga menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam mencegah ancaman teror berbasis bahan peledak rakitan dan menjaga ketertiban di wilayah Jawa Barat.














