banner 720x220

BNI Tebar Dividen Rp13 Triliun, Siap ‘Buyback’ Saham Hampir Rp1 Miliar

Foto: istimewa
Foto: istimewa

​”Kami sangat optimis dengan prospek jangka panjang perseroan. Saham tresuri ini nantinya bisa kami dialihkan kembali melalui bursa, atau digunakan untuk program kepemilikan saham bagi pegawai dan pengurus (MESOP),” tambahnya.

​Kepatuhan Regulasi dan Perubahan Struktur

​Selain urusan cuan, RUPST kali ini juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Perubahan ini menyasar reklasifikasi 223,78 juta lembar saham Seri B milik BP BUMN menjadi saham Seri A Dwiwarna.

​Langkah ini dilakukan guna mematuhi amanat UU Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas UU BUMN.

Okki menyebut, penyesuaian ini juga merupakan komitmen BNI untuk selalu taat regulasi sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance).

​Agenda Strategis Lainnya

​Sepanjang rapat, pemegang saham juga memberikan lampu hijau untuk sejumlah agenda penting lainnya, di antaranya:

​1. Pengesahan Laporan Keuangan 2025.

​2. Penetapan Remunerasi: Penentuan gaji dan tunjangan bagi Direksi dan Dewan Komisaris tahun 2026.

​3. Penyusunan RJPP: Pendelegasian wewenang untuk Rencana Kerja Jangka Panjang (RJPP) 2026–2030.

​4. Sustainability Bond: Laporan realisasi penggunaan dana hasil obligasi berkelanjutan tahap I tahun 2025.

​Dengan sederet keputusan strategis ini, BNI juga mematok target tinggi untuk terus tumbuh positif sepanjang 2026.

Fokus pada penguatan modal dan transformasi digital diharapkan mampu membawa BNI terus berkontribusi pada akselerasi ekonomi nasional.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *