Mengingat kapasitas Aula Sekretariat Daerah yang terbatas hanya untuk 150 orang.
Pemerintah memilih jalur virtual bagi 3.404 peserta lainnya guna memastikan aspek legalitas kerja mereka selesai tepat waktu.
Meski demikian, penjelasan teknis ini tetap menyisakan rasa dilematis bagi para peserta.
Di satu sisi, mereka juga memahami alasan efisiensi dan kecepatan distribusi SK yang disampaikan Kepala BKPSDM.
Namun di sisi lain, nilai “sakralitas” dan emosional dari pengabdian panjang tetap menjadi harapan yang sulit terobati hanya melalui layar monitor.
”Kalau banyak P3K yang mengharapkan dilantik, kita perlu kaji lagi dasar aturannya,” pungkas pihak BKPSDM menutup tanggapannya.
Kini, ribuan PPPK Paruh Waktu Ciamis bersiap menyambut status baru mereka sebagai ASN.
Meski melalui skema hybrid, harapan besar juga tetap tertuju pada kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan apresiasi yang setara dengan daerah-daerah tetangga yang sanggup menggelar prosesi secara tatap muka.














