1. Lahan luas dengan dapur industri standar tinggi.
2. Sistem filtrasi air layak minum dan pengolahan limbah (IPAL).
3. Pemasangan minimal 16 titik CCTV untuk pengawasan nonstop.
4. Pemenuhan sertifikasi halal dan laik sehat (SLHS).
Alhasil, secara hitung-hitungan bisnis, mitra baru bisa mencapai titik impas (break even point) setelah 2 hingga 2,5 tahun beroperasi.
Oleh karena itu, pada fase awal, seluruh pendapatan praktis terserap untuk mengembalikan modal investasi.
Pada akhirnya, Program MBG bertujuan mulia untuk menjangkau 82,9 juta penerima manfaat demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Untuk menjaga transparansi, BGN mengawasi seluruh proses secara digital, mulai dari penyaluran dana hingga pelaporan harian.
Sebagai penutup, BGN mengajak masyarakat untuk selalu merujuk pada sumber resmi.
Transparansi dan standar mutu tetap menjadi fondasi utama agar setiap rupiah anggaran negara benar-benar berubah menjadi gizi bagi generasi masa depan.














