banner 720x220
News  

BEM Nusantara Desak Polisi Ungkap Aktor Intelektual Penyerangan Andri Yunus

JAKARTA,Kondusif.com,- BEM Nusantara menabuh genderang perang terhadap segala bentuk intimidasi aktivis. Menanggapi tragedi penyiraman air keras yang menimpa aktivis HAM, Andri Yunus, organisasi mahasiswa ini menegaskan bahwa aksi tersebut bukanlah kriminalitas biasa, melainkan teror nyata yang dirancang untuk melumpuhkan nyali pejuang demokrasi.

​Langkah ini sejalan dengan pernyataan Presiden RI yang sebelumnya telah mengategorikan serangan tersebut sebagai aksi terorisme.

Oleh karena itu, BEM Nusantara menuntut aparat penegak hukum tidak hanya bermain di permukaan, tetapi berani menyelam hingga ke akar masalah.

​Bongkar Dalang, Bukan Sekadar Eksekutor

​Koordinator Pusat BEM Nusantara, Muhammad Sardani, menekankan bahwa menangkap pelaku di lapangan barulah langkah awal.

Menurutnya, publik menunggu keberanian polisi untuk mengungkap siapa sosok kuat yang menggerakkan pion-pion tersebut dari balik layar.

​”Kami mendesak aparat untuk membongkar aktor intelektual di balik aksi keji ini. Jangan biarkan impunitas tumbuh subur; hukum harus menyentuh siapa pun, tanpa pandang bulu,” tegas Sardani dengan nada bicara yang lugas.

​Alarm Bahaya bagi Ruang Sipil

​Selain menuntut penuntasan kasus, BEM Nusantara menilai peristiwa ini sebagai alarm merah bagi perlindungan HAM di Indonesia.

Jika negara gagal menjamin keamanan para pengkritik, maka rasa takut akan perlahan membungkam kebebasan berekspresi.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *