Koordinator Pusat BEM Nusantara, Muhammad Sardani, menegaskan bahwa gerakan mahasiswa selalu berdiri di atas kepentingan rakyat, bukan agenda politik kelompok mana pun.
“Kami menyampaikan aspirasi dengan benar dan bergerak berdasarkan kajian isu strategis. Gerakan kami murni untuk rakyat, bukan ditunggangi kepentingan tertentu,” tegas Sardani, dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (8/11/2025).
BEM Nusantara menilai keputusan MKD yang merehabilitasi dua anggota DPR menjadi bukti adanya upaya besar menyesatkan opini publik.
Mereka meminta negara hadir dan bertindak tegas mengusut siapa aktor intelektual di balik kerusuhan tersebut.
Mereka juga mendesak aparat menindak jaringan penyebar hoaks yang memprovokasi massa serta memastikan proses hukum berjalan adil tanpa tebang pilih.
Di akhir pernyataannya, BEM Nusantara menegaskan komitmen untuk terus mengawal demokrasi dan menjaga ruang kritis mahasiswa.
“Kami akan tetap berdiri tegak di garis rakyat, memastikan kebenaran tidak dikaburkan oleh kepentingan politik sesaat,” tutup Sardani.














