Baginya, bantuan ini bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, tapi penyelamat bagi masa depan keluarganya.
“Saya hanya tukang rongsokan, tidak pernah mimpi rumah saya dibangun orang polisi. Terima kasih, Pak Kapolres, Pak Kapolsek, semua yang membantu. Ini hadiah yang tak terlupakan,” ucapnya dengan suara bergetar.
Ketua RW 01 Dusun Cikadu, Fitri Andriani, menyebut program ini sebagai wujud nyata sinergi antara Polri dan rakyat.
Ia berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi program berkelanjutan, menjangkau warga lain yang juga hidup dalam keterbatasan.
“Inilah bentuk nyata polisi dekat dengan rakyat. Ini bukan pencitraan—kami melihat langsung, dan kami rasakan manfaatnya,” katanya.
Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-79 yang mengusung tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”.
Program bedah rumah ini menjadi bukti bahwa kepolisian bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga penjaga harapan.














