Pimpinan Ponpes Darussalam, KH. Fadlil Yani Ainusyamsi (Ang Icep), menyebut bahwa kegiatan bazar dan santunan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Selain santri, pengunjung juga datang dari luar daerah. Kami ingin Gebyar Maulid ini memberi manfaat luas, baik dari sisi dakwah, seni Islami, maupun ekonomi dan sosial,” jelas KH. Fadlil.
Selain mendapatkan piala Kapolres, para juara lomba Da’i dan Hadroh juga berhak atas piagam dan uang pembinaan.
Dengan adanya bazar dan santunan, acara ini terasa semakin lengkap: ada syiar, ada kebersamaan, dan ada kepedulian.
Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW di Ciamis tahun ini membuktikan bahwa peringatan kelahiran Rasulullah bisa dikemas dengan penuh makna.
Lomba dakwah dan seni Islami, bazar UMKM, hingga santunan anak yatim berpadu menjadi momentum kebersamaan yang memperkuat nilai religius sekaligus kepedulian sosial.














