”Pembersihan ini kami prioritaskan agar akses jalan warga segera normal kembali. Lebih penting lagi, selokan harus bersih untuk mencegah luapan air jika hujan kembali mengguyur,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Selain mengincar kelancaran drainase, kepolisian menaruh perhatian pada potensi kecelakaan akibat material banjir.
Lumpur yang mengering di badan jalan kerap menjadi jebakan licin bagi pengendara motor, sementara sisa puing tajam bisa mengancam keselamatan warga yang melintas.
Kehadiran Sat Samapta di Ciwalen menjadi potret komitmen Polres Garut dalam memberikan pelayanan prima, terutama di masa-masa darurat pascabencana.
Meski lumpur menempel di seragam, para petugas terus bersiaga memastikan warga Wanaraja tak lagi dibayangi ketakutan akan genangan saat langit mulai mendung.














