Material Darurat: Pemerintah telah mengirimkan kantong-kantong besar untuk diisi pasir dan batu guna menutup celah tanggul yang jebol.
Alat Berat: Satu unit ekskavator (beko) telah disiagakan untuk mempercepat proses konstruksi darurat.
Tujuan Utama: Menahan agar air tidak kembali naik ke pemukiman warga jika hujan susulan turun dari hulu.
”Kami berharap penanganan tanggul ini selesai secepatnya. Kekhawatiran kami adalah hujan susulan, jadi penutupan tanggul dengan kantong pasir dan batu ini menjadi benteng utama agar air tidak kembali merendam rumah warga,” tambah Subhan.
Warga Diimbau Tetap Waspada
Meski bantuan dan alat berat sudah dikerahkan, Subhan tetap menitipkan pesan agar masyarakat tidak lengah.
Ia pun menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati Ciamis atas dukungannya yang luar biasa.
”Kehadiran Bapak Bupati sangat membantu mental masyarakat kami. Harapan kami tentu saja bencana ini tidak terulang kembali, namun untuk saat ini, kami meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih bersiaga penuh di posko pengungsian.
Guna memastikan logistik dan kesehatan warga tetap terjamin di tengah cuaca yang masih mendung.














