Ciamis,Kondusif.com,- Pada puncak Anugerah Masjid Ramah Ciamis 2025, di Aula Setda, Senin (8/12/2025) Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memaparkan kondisi keuangan daerah yang semakin terhimpit. Ia mengungkap bahwa dari keseluruhan APBD Ciamis, ruang fiskal yang benar-benar dapat dipakai oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk pembangunan “tidak lebih dari Rp100 miliar.”
Pernyataan ini disampaikan setelah Bupati menjelaskan penyusutan besar APBD dalam lima tahun terakhir.
Dari angka sekitar Rp3,1 triliun, APBD Ciamis kini turun tajam menjadi Rp2,3 triliun, atau menyusut hampir Rp800 miliar akibat efisiensi, rasionalisasi, dan turunnya transfer pusat.
Kondisi tersebut membuat belanja wajib semakin mendominasi struktur APBD.
Bupati juga merinci bahwa beberapa pos anggaran tidak dapat diganggu gugat.
Di antaranya, BLUD RSUD Ciamis dan RSUD Kawali membutuhkan Rp208 miliar, sementara penerangan jalan umum (PJU) menghabiskan Rp21 miliar per tahun.
“Dengan komitmen belanja tetap sebesar itu, kemampuan daerah dalam menyediakan anggaran pembangunan menjadi sangat terbatas,” ucap Herdiat.
Selain itu, efisiensi Rp372 miliar tahun berjalan dan rasionalisasi Rp174,8 miliar tahun depan semakin mempersempit ruang gerak fiskal Pemkab Ciamis.














