Selain mendapati sejumlah pohon yang terdampak, pemandangan memprihatinkan terlihat di pusat kuliner Taman Surawisesa.
Belasan tenda milik pedagang kaki lima tampak rusak berat setelah diterjang angin.
Pendataan Kerugian dan Solusi untuk Pedagang

Merespons kejadian ini, pihak Kecamatan Kawali bergerak cepat.
Syaiful telah menerjunkan Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) untuk melakukan pendataan menyeluruh, baik jumlah tenda yang rusak maupun estimasi total kerugian material.
”Besok rencananya kami akan mengumpulkan Paguyuban Pedagang Taman Surawisesa. Kami ingin mencari solusi bersama agar para pedagang yang tendanya terbang atau rusak ini bisa segera berjualan kembali,” tegasnya.
Tindak Lanjut Surat Edaran Bupati
Menyikapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi, pihak kecamatan telah meneruskan Surat Edaran (SE) Bupati Ciamis terkait kewaspadaan bencana kepada seluruh lapisan masyarakat.
Syaiful memastikan instruksi tersebut sudah sampai ke tingkat Pemerintah Desa, Kepala Dusun, hingga pengurus RT dan RW.
Warga diminta untuk tetap siaga dan melakukan langkah-langkah antisipasi dini guna meminimalisir dampak kerugian maupun korban jiwa akibat cuaca buruk.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus memperbarui data di lapangan terkait dampak total dari musibah angin kencang di Kawali Ciamis tersebut.














