banner 720x220
News  

“Adab Lebih Tinggi dari Ilmu” Respons Keras Tokoh Ciamis Soal Tayangan Xpose Uncensored

Ciamis,kondusif.comPonpes Nuurussalaam Ciamis,- Tayangan salah satu televisi swasta nasional yang menampilkan gambaran kehidupan pondok pesantren secara negatif menuai kecaman luas, termasuk dari kalangan tokoh agama di Kabupaten Ciamis.

Salah satunya datang dari Solihin Susanto, S.Pd, Pimpinan Pondok Pesantren Nuurussalaam Cipaku, yang menyebut tayangan tersebut tidak etis dan berpotensi menggiring opini publik ke arah keliru tentang dunia pesantren.

Tayangan Dinilai Diskreditkan Pesantren

Menurut Solihin, video yang diambil dari Pondok Pesantren Lirboyo itu menggambarkan suasana pesantren dengan kacamata awam dan penuh bias.

Ia menilai, cara penyajian tersebut menyerang marwah pesantren, seolah-olah kehidupan santri di pesantren identik dengan praktik perbudakan atau eksploitasi.

“Padahal di pesantren, kami para santri justru diajarkan bukan hanya ilmu, tetapi juga adab. Dan adab itu derajatnya lebih tinggi dari ilmu,” tegas Solihin, Selasa (14/10/2025).

Ia juga menambahkan, setiap perilaku santri yang tampak “berlebihan” di mata orang luar seperti merunduk, mencium tangan, atau melayani kyai dengan penuh hormat.

Justru merupakan bentuk ta’dzim (penghormatan) yang menjadi bagian penting dari pendidikan karakter di pesantren.

Negeri Ini Butuh Orang Beradab, Bukan Sekadar Pintar

Sebagai alumni Pesantren Sabilil Muttaqien Pangandaran, Solihin menilai bahwa pendidikan pesantren adalah benteng moral bangsa.

“Negeri ini tidak kekurangan orang pintar, tapi kekurangan orang beradab jujur, amanah, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, kerusakan bangsa justru muncul karena banyak pejabat pintar tapi tak beradab.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *