banner 720x220
News  

Diam-diam Kejagung Periksa SBY, Kasus Mega Korupsi Minyak Pertamina Makin Panas

Jakarta, Kondusif – Kejaksaan Agung (Kejagung) semakin intensif mengusut dugaan korupsi besar dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina (Persero) serta beberapa anak usahanya. Kasus yang menyeret sejumlah pejabat tinggi ini semakin menghangat setelah penyidik memeriksa delapan saksi pada Selasa (18/3/2025), salah satunya berinisial SBY.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, mengungkapkan bahwa SBY merupakan VP Controller PT Kilang Pertamina Internasional tahun 2023 dan pernah menjabat sebagai Senior Manager Management Reporting pada 2021.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara ini,” jelas Harli, Rabu (19/3/2025).

Selain SBY, saksi lain yang diperiksa antara lain NQ (VP Refinary & Petrochemical Optimization PT Kilang Pertamina Internasional), SLK (VP Supply Chain Planning & Optimization-ISC), serta PJ (Manager Trading Support PT Pertamina Patra Niaga). Nama-nama lainnya termasuk MFN, NBL, SDTH, dan BRI, yang semuanya memiliki jabatan strategis dalam bisnis pengolahan dan distribusi minyak di Pertamina.

Dugaan Korupsi: Manipulasi Impor Minyak dan Pengoplosan BBM

Kejagung sebelumnya telah membongkar praktik mega korupsi impor minyak di Pertamina Patra Niaga. Para tersangka diduga sengaja mengimpor bahan bakar minyak (BBM) meski stok dalam negeri masih surplus, dengan tujuan mengambil keuntungan pribadi. Modus yang digunakan adalah manipulasi harga dan pengoplosan BBM.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *