CIAMIS,Kondusif.com,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh hanya sekadar menjadi proyek distribusi pangan. Herdiat justru membidik program nasional ini sebagai mesin penggerak ekonomi yang mampu memutar roda kesejahteraan di tingkat bawah.
Hal tersebut ia sampaikan secara lugas dalam Sidang Paripurna DPRD Ciamis, Jumat (27/03/2026).
Di hadapan para wakil rakyat, Herdiat memaparkan strateginya untuk menjadikan piring-piring makanan gratis itu sebagai pasar baru bagi produk lokal.
Rantai Pasok Lokal: Harga Mati
Alih-alih mendatangkan bahan baku dari luar daerah, Herdiat mendorong agar seluruh kebutuhan pangan dalam program MBG bersumber langsung dari bumi Ciamis.
Strategi ini bertujuan agar aliran dana program tersebut tidak menguap ke luar, melainkan berputar di kantong masyarakat setempat.
“Program ini harus menjadi peluang emas bagi petani, peternak, dan pelaku usaha mikro di Ciamis untuk tumbuh dan berkembang,” tegas Herdiat.
Untuk mengeksekusi visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis kini tengah merancang mekanisme pengadaan yang memprioritaskan rantai pasok lokal. Langkah nyata yang disiapkan meliputi:
Koordinasi Lintas Sektor: Mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan UMKM.
Pembinaan Kapasitas: Memastikan produsen lokal mampu memenuhi standar kualitas dan kuantitas program.














