Tasikmalaya,kondusif.com,- Padel Tasikmalaya,- Di balik deretan tenda yang kian menjamur di lokasi aksi, tersimpan pesan yang jauh lebih besar dari sekadar kain penutup kepala.
Tenda-tenda sederhana ini kini bermetamorfosis menjadi simbol perlawanan warga dan aktivis terhadap proyek lapangan For You Padel yang dituding bermasalah.
Minggu (08/03/2026), suasana di lokasi tampak berbeda. Penambahan tenda-tenda baru menjadi bukti bahwa gelombang solidaritas masyarakat sipil di Tasikmalaya tidak sedang main-main.
Mereka kini berdiri di belakang satu tuntutan: mendesak Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan segera mengeksekusi rekomendasi DPRD.
Bukan Sekadar Tenda, Tapi Harga Diri Wilayah
Ketua Padepokan Padi Nusantara, Yanuar M. Rifqi, menegaskan bahwa fenomena ini adalah bentuk pengawalan serius masyarakat terhadap tata kelola pembangunan yang dianggap serampangan.
“Tenda ini mungkin sederhana, tapi di sinilah keseriusan kami diuji. Kami ingin mengawal rekomendasi DPRD sampai tuntas. Masyarakat peduli, masyarakat ingin tahu bagaimana nasib batas wilayah kita yang diduga hilang akibat proyek padel ini,” ujar Yanuar dengan nada tegas.
Para aktivis juga sepakat tidak akan melipat tenda mereka sebelum ada hitam di atas putih dari Pemerintah Kota.
Mereka menuntut keberanian Wali Kota untuk mengambil sikap tegas terhadap rekomendasi yang sudah meluncur dari meja legislatif.
Titik Soal: Saluran Air dan Izin Bangunan
Polemik ini juga sejatinya berpangkal dari surat rekomendasi DPRD Kota Tasikmalaya nomor 400.14.6/135/DPRD.
Dalam dokumen tersebut, pihak legislatif secara eksplisit meminta Wali Kota turun tangan melakukan evaluasi total.














