CIAMIS,Kondusif.com,- Tarling Rancah,- Suasana khidmat menyelimuti wilayah Eks-Kewadanan Rancah pada Jumat (27/02/2026) malam.
Di tengah momentum Tarawih Keliling (Tarling) Ramadan 1447 Hijriah, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya membawa kabar yang menyulut rasa bangga warga Tatar Galuh.
Bukan sekadar seremoni keagamaan, pertemuan ini menjadi panggung apresiasi bagi inovasi lingkungan yang luar biasa.
Sambil bersilaturahmi dengan warga dari Kecamatan Rancah, Cisaga, dan Sukadana, Bupati Herdiat mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan nasional pengelolaan sampah yang baru saja ia terima dari kementerian dua hari sebelumnya.
Namun, bagi sang Bupati, prestasi sejati bukan terletak pada trofi, melainkan pada kemandirian warga desa.
”Alhamdulillah, penghargaan ini milik seluruh masyarakat. Saya sangat bangga, saat ini ada desa di Ciamis yang mampu melunasi PBB warganya hanya dari hasil pengelolaan sampah. Ini bukti nyata bahwa sampah bukan lagi masalah, tapi sudah jadi berkah,” tegas Herdiat penuh haru.
Dari Rumah Menuju Kemandirian Ekonomi
Keberhasilan ini tidak jatuh dari langit. Bupati menjelaskan bahwa kuncinya ada pada kedisiplinan warga yang konsisten memilah sampah sejak dari dapur mereka sendiri. Transformasi ini mengubah limbah menjadi aset:
Sampah Organik: Diolah menjadi pakan ternak dan maggot yang bernilai jual.
Sampah Anorganik: Disetorkan ke bank sampah desa hingga saldo tabungannya cukup untuk membayar pajak.
”Jika dikelola dengan hati, semua ada manfaatnya. Gerakan ini harus terus kita jaga sebagai budaya bersama,” ajak Bupati.
Sentuhan Kasih untuk Penggerak Ummat
Selain mengulas isu lingkungan, Bupati Herdiat memanfaatkan momen tarling Rancah untuk menyerahkan apresiasi nyata kepada para pejuang di akar rumput.














