CIAMIS,Kondusif.com,- Mengawali rangkaian Tarawih Keliling (Tarling) perdana di Eks Kewadanaan Banjarsari, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memberikan pernyataan mengejutkan di hadapan warga Kecamatan Lakbok, Senin (23/2/2026).
Di tengah suasana khidmat di Masjid Besar Al-Hidayah, Herdiat secara terbuka memohon maaf kepada masyarakat karena banyak rencana pembangunan yang harus tertunda akibat kondisi keuangan daerah yang sedang kritis.
”Sampai tanggal 23 Februari ini, saya genap satu tahun menjabat Bupati di periode kedua. Namun terus terang, gerak pekerjaan kami hampir tidak bisa bergerak karena kondisi APBD Ciamis sedang tidak baik-baik saja,” ungkap Herdiat di hadapan jamaah dan jajaran SKPD.
Defisit Anggaran Hambat Pembangunan Infrastruktur
Bupati menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Ciamis tengah menghadapi defisit anggaran yang cukup dalam.
Hal ini berdampak langsung pada skala prioritas pembangunan yang telah direncanakan. Salah satu yang paling terdampak adalah sektor pendidikan dan ekonomi kerakyatan.
”Kami sudah mengecek data, ada 33 sekolah yang rusak berat di Ciamis. Namun saat ini kami tidak bisa berbuat apa-apa karena kemampuan APBD sedang dalam kesulitan,” tuturnya.
Selain sekolah, Herdiat juga menyinggung nasib Pasar Banjarsari yang terbakar pada 2022 lalu, yang hingga kini belum bisa dibangun kembali untuk mendongkrak ekonomi warga.
Kondisi ini diperparah dengan menurunnya Dana Desa secara signifikan.














