banner 720x220

Gandeng Kementan dan Industri, Pemkab Ciamis Perkuat Ekosistem Agribisnis Kacang Tanah

CIAMIS,Kondusif.com,- Kabupaten Ciamis kini tengah memacu mesin ekonominya melalui sektor hijau. Tidak tanggung-tanggung, Pemerintah Kabupaten Ciamis meluncurkan Program Pengembangan Kacang Tanah Terintegrasi yang mengawinkan kekuatan petani lokal dengan raksasa industri nasional.

Langkah strategis ini bukan sekadar urusan tanam-menanam, melainkan sebuah revolusi agribisnis dari hulu hingga hilir.

​Kepastian Pasar: Jawaban Atas Keresahan Petani

​Selama ini, petani sering kali terbentur masalah harga yang fluktuatif. Namun, program ini hadir membawa solusi konkret.

Melalui kolaborasi dengan offtaker (pembeli siaga) dari industri nasional, para petani Ciamis kini mengantongi kepastian pasar.

Artinya, setiap butir kacang tanah yang mereka tanam sudah memiliki pembeli tetap dengan harga yang kompetitif.

​Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menegaskan optimisme ini dalam rapat koordinasi daring bersama Kementerian Pertanian, Jumat (20/02/2026).

Ia menyatakan bahwa Ciamis memiliki modal kuat berupa lahan yang luas dan sumber daya manusia yang progresif.

​”Kami mengarahkan program ini untuk menjadi penggerak ekonomi lokal. Fokus kami adalah memastikan petani mendapatkan pendampingan terbaik agar Ciamis segera bertransformasi menjadi sentra kacang tanah utama, tidak hanya di Jawa Barat, tapi juga nasional,” ujar Andang penuh semangat.

​Mengapa Harus Kacang Tanah?

​Pilihan jatuh pada kacang tanah bukan tanpa alasan.

Pertama, permintaan industri terhadap komoditas ini terus melonjak dan stabil.

Kedua, budidaya kacang tanah sangat efektif untuk mengoptimalkan lahan produktif sekaligus mendukung agenda substitusi impor nasional.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *