CIAMIS,Kondusif.com,- Jadwal Sekolah Ciamis Ramadan,- Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pendidikan resmi mengeluarkan kebijakan baru terkait aktivitas pembelajaran di sekolah.
Melalui surat edaran bernomor 400.3/2646.Disdik.1/2026, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dr. Erwan Darmawan, S.STP., M.Si., menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk menyesuaikan ritme belajar guna menghormati kekhusyukan bulan puasa.
Transformasi Pembelajaran: Dari Kelas ke Lingkungan Masyarakat
Kebijakan ini mengawali langkahnya dengan memberikan ruang bagi siswa untuk belajar secara mandiri.
Mulai tanggal 18 hingga 21 Februari 2026, para siswa akan menjalani kegiatan pembelajaran di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sekitar sesuai penugasan dari sekolah masing-masing.
Selanjutnya, aktivitas belajar akan kembali berpindah ke satuan pendidikan mulai tanggal 23 Februari hingga 14 Maret 2026.
Selama periode ini, sekolah tidak hanya sekadar menjalankan kurikulum formal, tetapi juga wajib menyemarakkan syiar Ramadan melalui pemasangan spanduk edukatif dan motivasi ibadah di lingkungan sekolah.
Jadwal Sekolah Ciamis Ramadan 2026
Guna menjaga stamina siswa dan pengajar, Disdik Ciamis memangkas durasi jam belajar. Berikut adalah rincian jadwal yang berlaku:
Jenjang SD: Siswa memulai pelajaran pukul 07.30 WIB. Pada hari Senin-Kamis dan Sabtu, sekolah berakhir pukul 12.30 WIB, sedangkan hari Jumat berakhir lebih awal pada pukul 11.30 WIB.
Jenjang SMP: Kegiatan belajar dimulai pukul 07.30 WIB dan berakhir pukul 13.00 WIB (Senin-Kamis) atau pukul 11.30 WIB (Jumat), yang biasanya ditutup dengan salat berjamaah.
Tenaga Pendidik: Guru dan staf kependidikan tetap bersiap di sekolah mulai pukul 07.00 WIB.
Dengan waktu pulang yang disesuaikan antara pukul 13.00 hingga 14.30 WIB, tergantung jenjang dan hari kerja.
Menanamkan Nilai Keagamaan dan “Gapura Pancawaluya”
Lebih dari sekadar perubahan jam, Ramadan kali ini menjadi momentum penguatan karakter. Dr. Erwan Darmawan menekankan bahwa pembelajaran harus menjadi sarana penanaman nilai Gapura Pancawaluya.














