Ciamis,Kondusif.com,– Upaya Pemerintah Kabupaten Ciamis mempercepat digitalisasi fiskal terus menunjukkan hasil konkret. Melalui berbagai inovasi pembayaran pajak non-tunai, sistem digitalisasi pajak Ciamis kini dinilai semakin efektif. Momentum itu semakin kuat setelah RSUD Kawali tampil sebagai pelopor retribusi digital, langkah yang menegaskan keseriusan daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Keberhasilan tersebut mencuat dalam acara penyerahan penghargaan dan hadiah program Galuh Go Digital serta Hot MakNyus Berhadiah yang digelar di Islamic Center Ciamis, Kamis (11/12/2025).
Pada kesempatan itu, Kepala Bapenda Ciamis Aep menegaskan bahwa optimalisasi PAD tidak bisa lagi dilakukan dengan pola lama yang serba manual.
Menurut Aep, digitalisasi adalah tuntutan zaman. Pemerintah daerah wajib beradaptasi agar pelayanan pajak lebih cepat, transparan, dan minim kerumitan.
“Optimalisasi PAD adalah tugas kami untuk meningkatkan fiskal Ciamis. Melalui kegiatan ini, kita berkomitmen menafkahkan digitalisasi sebagai kebutuhan di era revolusi industri 4.0,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa capaian digitalisasi tahun 2025 cukup membanggakan.
Ciamis tercatat sebagai daerah terbaik di wilayah Jawa–Bali dalam aspek kelancaran administrasi digital.
Prestasi itu diraih bukan karena nilai transaksi terbesar, melainkan karena ketertiban tata kelola, perencanaan, dan pertanggungjawaban keuangan yang sangat baik.
Hampir 80 Persen Transaksi Digital Termasuk RSUD Kawali
Aep menyebut bahwa hampir 80 persen transaksi pajak daerah kini dilakukan secara digital. Hal itu tampak dari data peserta undian yang mencakup:
Wajib Pajak PBB-P2: 109 ribu
Kemudian, Kolektor PBB-P2: 89.421
Lalu, Pajak reklame: 932 transaksi
Selanjutnya, Pajak tanah: 603 transaksi
BPHTB/notaris: 903 transaksi
Retribusi daerah: 157 transaksi, dengan RS Kawali sebagai unit pelopor retribusi non-tunai
“Kami bekerja sama dengan BI, BJB, PDAM, dan BUMD untuk memberikan pelayanan pajak yang cepat, tidak rumit, dan sepenuhnya terdukung teknologi digital,” kata Aep.
Selain meningkatkan pendapatan pajak, Pemkab Ciamis juga menggerakkan partisipasi masyarakat.














