Ciamis,Kondusif.com,– Kondisi bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Nasol di Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis menjadi sorotan warga setelah atap dan struktur bangunan terus memburuk sejak beberapa tahun terakhir.
Kerusakan itu membuat pelayanan kesehatan terganggu karena warga enggan masuk saat hujan deras. Mereka takut atap sewaktu-waktu runtuh dan membahayakan keselamatan pasien.
Kepala Pustu Nasol, Dian Herdiana, membenarkan kondisi tersebut saat dikonfirmasi Selasa (18/11/2025). Ia menyebut kerusakan sudah lama diusulkan untuk diperbaiki.
“Masalah pembangunan itu tanggung jawab dinas, bahkan sebelum saya masuk ke Pustu Nasol, usulan perbaikannya sudah disampaikan ke Puskesmas Mandalika,” kata dia.
Namun hingga kini, ia melihat tidak ada tindak lanjut. Padahal atap bangunan makin rapuh, genting banyak yang hilang, dan rembesan air terus masuk saat hujan.
“Kondisinya sekarang sangat mengkhawatirkan, setiap hujan besar, kami selalu waspada. Saya takut benar-benar ambruk,” jelasnya.
Pustu Nasol Terancam Ambruk, Warga Pilih Berobat ke Tempat Lain
Situasi itu berdampak langsung pada pelayanan kesehatan. Warga yang membutuhkan pemeriksaan harian memilih pergi ke fasilitas lain yang jauh dari rumah.
“Masyarakat terpaksa ke Puskesmas Mandalika, sebagian bahkan langsung ke rumah sakit karena tidak berani diperiksa di sini,” ungkapnya.
Sementara itu, warga Desa Nasol, Enok, mengaku selalu cemas ketika datang memeriksakan kesehatan.
Ia melihat beberapa bagian atap menggantung dan terlihat tidak stabil.
“Saya takut kalau hujan, gentengnya bocor di banyak titik. Air langsung menetes dekat tempat duduk pasien,” ujar Enok














