banner 720x220
News  

Sindangkasih Gencarkan Sosialisasi Sadar Hukum, Dorong Transparansi Dana Desa 2025

Ciamis,Kondusif.com,- Pemerintah Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan transparan. Melalui Sosialisasi Sadar Hukum dan Penyampaian Informasi Publik Dana Desa Tahun 2025, pemerintah berupaya menanamkan budaya patuh hukum di tingkat desa.

Kegiatan ini digelar di Aula Desa Budiharja dan dihadiri berbagai unsur masyarakat.

Mulai dari kepala desa, BPD, LPM, Apdesi, PPDI, karang taruna, TNI–Polri, hingga tokoh masyarakat dari sembilan desa di Sindangkasih ikut hadir.

Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Edukasi Hukum

Sejumlah lembaga turut berperan dalam kegiatan ini, di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ciamis, Inspektorat, IPJI DPC Ciamis, dan Kejaksaan Negeri Ciamis.

Mereka memberikan pemahaman hukum, etika publik, serta transparansi pengelolaan keuangan desa agar masyarakat lebih kritis dan terlibat aktif.

Camat Sindangkasih: Warga Harus Melek Hukum

Camat Sindangkasih, Amin Mabrouri, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya masyarakat memahami hukum sebagai fondasi pembangunan desa.

“Kegiatan ini langkah strategis untuk memperluas wawasan hukum masyarakat desa,” ujarnya.

Amin juga mengingatkan pentingnya kesadaran terhadap sertifikat tanah dan Pajak Bumi Bangunan (PBB) sebagai wujud kepatuhan hukum warga.

“Ketaatan membayar pajak dan tertib administrasi itu bukti masyarakat sudah sadar hukum,” tambahnya.

Asep Khalid: Pengetahuan Hukum Harus Jadi Menu Harian

Materi utama disampaikan oleh Kepala DPMD Ciamis, Asep Khalid Fajari, yang menekankan pentingnya perangkat desa memahami setiap aturan terbaru.

“Pengetahuan hukum itu bukan tambahan, tapi menu harian yang wajib diserap setiap perangkat desa,” tegasnya.

Asep menilai, tantangan pemerintahan desa saat ini lebih kompleks dibanding masa lalu.

“Kalau dulu desa belum punya dana desa tapi bisa membangun, sekarang anggarannya besar, risikonya pun besar. Maka harus hati-hati,” ujarnya.

Antisipasi Penyimpangan dan Ketimpangan Wilayah

Mantan Kepala Desa Cijulang itu menilai, topografi Ciamis yang beragam menuntut adaptasi berbeda di setiap wilayah.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *