Ciamis,Kondusif.com– Mahasiswa Pendidikan Profesi Bidan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya menghadirkan berbagai inovasi kesehatan di Desa Tanjungmulya, wilayah kerja Puskesmas Panumbangan, Kabupaten Ciamis.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui praktik kebidanan komunitas, para mahasiswi berkolaborasi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah desa.
Mereka menggali berbagai permasalahan kesehatan yang dialami masyarakat, lalu mencari solusi bersama melalui pendekatan inovatif dan partisipatif.
Mahasiswi yang terlibat antara lain Dena Gustika Ayu, Gita Ekaputra Rahman, Nida Maulida, Sena Mariana Utami, dan Sri Nani.
Mereka dibimbing langsung oleh Helmi Diana, SST., M.Keb. selaku dosen pembimbing akademik, serta Hj. Lilis Risnawati, SST. selaku Bidan Koordinator dan Pembimbing Lahan Praktik.
Selain itu, turut terlibat Yani Winangsih, Amd.Keb. (Bidan Desa Tanjungmulya), Annisa Zulaikha, Amd.Keb. (pemegang program IVA Test dan HPV DNA), serta Ari Darsan, SKM. (pemegang program promkes).
Inovasi Kesehatan Unggulan
Dalam forum musyawarah, tim ini juga berhasil menciptakan beberapa inovasi unggulan yang berfokus pada kesehatan ibu hamil dan wanita usia subur.
Inovasi tersebut meliputi SEHATI, PERAWAN CERDIK, E-MAMI, dan SESAAT DILABUAN BAJO.
SEHATI (Screening IVA dan HPV DNA Melalui Edukasi Audio Visual yang Informatif) serta PERAWAN CERDIK (Periksa Rahim Wanita Secara Dini untuk Cegah Kanker Serviks) merupakan hasil kolaborasi Gita Ekaputra Rahman, Nida Maulida, dan Dena Gustika Ayu.
Program ini juga menghadirkan edukasi interaktif melalui tautan digital berisi informasi seputar IVA dan HPV DNA.
Melalui platform tersebut, bidan dan mahasiswi dapat menyampaikan informasi dengan cara menarik dan komunikatif.
Inovasi ini juga terbukti mempermudah komunikasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan dalam upaya deteksi dini kanker serviks.















Respon (1)