Selain dorongan kemandirian ekonomi, Bupati juga mengingatkan pentingnya harmonisasi antara kepala desa, perangkat desa, dan BPD.
Menurutnya, stabilitas internal desa menjadi fondasi utama agar pembangunan berjalan efektif.
Ia menekankan agar setiap permasalahan diselesaikan secara menenangkan dan kekeluargaan, selalu berpedoman pada regulasi yang ada.
Bukan hanya itu, Herdiat turut menyoroti pentingnya pelayanan publik yang ramah dan profesional.
Ia meminta perangkat desa meningkatkan kapasitas, memahami regulasi, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
“Layani masyarakat dengan baik, jangan arogan. Masyarakat harus merasa tenang dan nyaman ketika datang ke kantor desa,” katanya.
Pada bagian akhir, Herdiat kembali mengingatkan tentang kewaspadaan terhadap potensi bencana dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan desa.
Ia menegaskan, kelalaian manusia terhadap lingkungan menjadi salah satu pemicu bencana besar seperti yang terjadi di Sumatera.
Melalui arahan ini, Herdiat ingin memastikan bahwa meski APBD masih tersendat, arah pembangunan desa di Ciamis harus terus bergerak.
Kemandirian desa bukan hanya kebutuhan, tetapi menjadi strategi utama memperkuat perekonomian daerah di masa depan.














