“Pool Primajasa tidak bisa sembarangan menaikkan dan menurunkan penumpang. Ini melanggar aturan. Kami mendesak agar operasionalnya dihentikan,” tegas Adriana.
Ia juga mempertanyakan konflik kepentingan mengingat Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan berasal dari keluarga besar Mayasari Group—perusahaan induk Primajasa—dan menjabat sebagai Direktur Primajasa Foundation.
Desakan dari mahasiswa ini menjadi penanda bahwa kepemimpinan Viman dalam seratus hari pertamanya tengah berada di bawah sorotan tajam publik, khususnya generasi muda. Mereka menuntut agar janji-janji politik segera ditunaikan dan kepentingan publik dikedepankan di atas kepentingan bisnis dan kelompok.***
Reporter; HN345














