Selain kiprah militer, kata dia, Soeharto juga berperan besar dalam pembangunan nasional yang menurunkan angka kemiskinan secara signifikan.
Menanggapi pandangan publik yang beragam, Fadli menegaskan pentingnya melihat sejarah secara utuh dan objektif.
“Kita harus jujur pada sejarah. Ada jasa, ada kontroversi, tapi bangsa besar adalah bangsa yang menghargai seluruh perjalanan perjuangannya,” tegasnya.
Marsinah, Simbol Keberanian Rakyat Kecil
Dari deretan nama yang diumumkan, Marsinah menjadi sosok yang menghadirkan makna mendalam.
Pekerja pabrik yang tewas memperjuangkan hak buruh itu disebut Fadli sebagai simbol keberanian rakyat kecil melawan ketidakadilan.
“Penetapan Marsinah menegaskan bahwa semangat perjuangan tidak hanya milik tentara dan politisi, tapi juga rakyat biasa yang berani memperjuangkan kebenaran,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menegaskan bahwa penganugerahan gelar Pahlawan Nasional adalah bentuk penghormatan negara terhadap jasa tokoh bangsa.
“Kita diajak untuk belajar melihat sejarah dengan bijak. Setiap masa punya orangnya, setiap orang punya jasanya,” ujar Syaifullah.
Ia mengajak masyarakat meneladani nilai perjuangan para pahlawan tanpa terjebak pada perdebatan masa lalu.
“Mari kita lihat sisi baiknya. Tidak ada yang sempurna, tapi semua memberi sumbangsih untuk negeri,” tutupnya.
Sumber : Sekretariat Kepresidenan














